KENAPA ISIM DIBINA
Dalam ilmu nahwu kita ketahui bahwa ada sebagian isim diikrab dan hanya segelintir isim saja yang dibina. Isim dibina adalah karena alasan menyerupai dengan huruf. Dari segi apakah isim dianggap serupa dengan huruf sehingga isim itu dibina ?
Dalam bait al-fiah karangan ibnu malik dengan nama lengkap jamaluddin Muhammad bin Abdullah bin malik telah menuturkan tepatnya dalam bab “al-mu’rab wal-bina”, ada 4 segi kesamaan isim dengan huruf sehingga isim dibina.كالشبه الوضعى فى اسمى جئتنا ومعنوي فى متى و فى هنا و كنيا بة عن الفعل بلا تأثر وكافتقاراصل
Berikut penjelasan 4 wajah isim sama dengan huruf :
1. Persamaan dari segi wadha’ Salah satu sifat khususiah kalimat huruf adalah adalah tersusunnya dari satu atau dua huruf hijaiyah, bila suatu isim tersusun dari satu atau dua huruf hijaiyah maka kalimat isim tersebut telah serupa dangan huru, persamaan ini disebut dengan persamaan secara wadha’. Contoh : تdan نا pada kata جئتنا .
2.Persamaan dari segi makna,Artinya isim-isim yang mengandung makna sebagaimana makna yang dikandung oleh huruf, seperti : متى (isim) yang bermakna istifham menyamai dengan huruf (huruf) yang bermakna istifham juga. Begitu pula isim isim yang mengandung makna yang semestinya makna tersebut diibaratkan dengan kalimat huruf, contohnya isim isim isyarah.
3. Beramal dan tidak beramal padanya Yang termasuk dalam poin ini adalah isim fiil, isim fiil merupakan isim isim pengganti fiil dan ia tidak dipengaruhi ileh amil, karena tidak terpengaruh dengan amil maka ia menyamai huruf sehingga ia dibina.
4. Membutuhkan kalimat atau kalam lain, Setiap huruf tidak akan sempurna maknanya tanpa bersambung dengan kalimat lain, isim isim yang tidak sempurna maknanya tanpa bersambung dengan kalimat atau kalam yang lain maka ia telah menyamai huruf dan ia dibina. Contoh : isim isim maushul karena membutuhkan silat dan a’id. Dari uraian ini bisa diklarifikasikan kedalam isim isim yang dibina sebagai berikut: dhamir, isim isyarah, isim maushul, isim istifham, isim fiil dan sebagian zharaf.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar