menuntut ilmu
- Percaya dengan hari esok
Sebenarnya ini bukan hanya penyakit bagi santri saja, tetapi bagi siapa saja yang ingin malakukan suatu aktivitas. Karena penyakit ini akan mengakibatkan seseorang menunda pekerjaan yang bisa dilakukan hari ini hingga esok hari.
- Terlalu percaya pada kejeniusannya
Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam menuntut ilmu hanya karena menganggap dirinya pandai, segala sesuatu bisa dipelajari dengan mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Penyakit ini akan menyebabkan seseorang kurang serius dan menganggap enteng suatu pelajaran.
- Berpindah dari suatu pelajaran sebelum betul-betul menguasainya
Ini memang rawan terjadi bagi seorang santri, karena ingin cepat-cepat menguasai banyak hal.
Dalam suatu mahfudhat dikatakan:
من تعلم جملة فاته جملة
- Berpindah dari satu guru kepada guru yang lain sebelum benar-benar yakin pada guru tersebut
- Menyibukkan diri dengan aktivitas duniawi.
aktivitas duniawi adalah aktifitas yang tidak membawa mamfaat apa-apa bagi kehidupan di akhirat.
- Bergaul dengan orang-orang duniawi.
Banyak santri yang gagal dalam belajar hanya karena terpengaruh dengan seorang teman. Sekarang ini teman yang benar-benar dapat membantu kita untuk mencapai kesuksesan hamper tidak ada. Yang ada hanya teman yang dapat menjerumuskan kita dalam kebinasaan. Jarang kita dapati santri yang meninggalkan pesantren karena factor dalam dirinya sendiri, rata-rata karena factor lingkungan. Dan salah satu lingkungan itu adalah teman jahat.
- Tinggal dalam lingkungan orang anti agama.
Penyakit ini lebih umum ketimbang penyakit diatas, penyakit ini dapat timbul walaupun kita tidak bergaul dengan mereka.
Jumat, 06 Desember 2013
penyakit ketika menuntut ilmu
Penyakit-penyakit yang harus dihilangkan dalam
menuntut ilmu
- Percaya dengan hari esok
Sebenarnya ini bukan hanya penyakit bagi santri saja, tetapi bagi siapa saja yang ingin malakukan suatu aktivitas. Karena penyakit ini akan mengakibatkan seseorang menunda pekerjaan yang bisa dilakukan hari ini hingga esok hari.
- Terlalu percaya pada kejeniusannya
Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam menuntut ilmu hanya karena menganggap dirinya pandai, segala sesuatu bisa dipelajari dengan mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Penyakit ini akan menyebabkan seseorang kurang serius dan menganggap enteng suatu pelajaran.
- Berpindah dari suatu pelajaran sebelum betul-betul menguasainya
Ini memang rawan terjadi bagi seorang santri, karena ingin cepat-cepat menguasai banyak hal.
Dalam suatu mahfudhat dikatakan:
من تعلم جملة فاته جملة
- Berpindah dari satu guru kepada guru yang lain sebelum benar-benar yakin pada guru tersebut
- Menyibukkan diri dengan aktivitas duniawi.
aktivitas duniawi adalah aktifitas yang tidak membawa mamfaat apa-apa bagi kehidupan di akhirat.
- Bergaul dengan orang-orang duniawi.
Banyak santri yang gagal dalam belajar hanya karena terpengaruh dengan seorang teman. Sekarang ini teman yang benar-benar dapat membantu kita untuk mencapai kesuksesan hamper tidak ada. Yang ada hanya teman yang dapat menjerumuskan kita dalam kebinasaan. Jarang kita dapati santri yang meninggalkan pesantren karena factor dalam dirinya sendiri, rata-rata karena factor lingkungan. Dan salah satu lingkungan itu adalah teman jahat.
- Tinggal dalam lingkungan orang anti agama.
Penyakit ini lebih umum ketimbang penyakit diatas, penyakit ini dapat timbul walaupun kita tidak bergaul dengan mereka.
menuntut ilmu
- Percaya dengan hari esok
Sebenarnya ini bukan hanya penyakit bagi santri saja, tetapi bagi siapa saja yang ingin malakukan suatu aktivitas. Karena penyakit ini akan mengakibatkan seseorang menunda pekerjaan yang bisa dilakukan hari ini hingga esok hari.
- Terlalu percaya pada kejeniusannya
Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam menuntut ilmu hanya karena menganggap dirinya pandai, segala sesuatu bisa dipelajari dengan mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Penyakit ini akan menyebabkan seseorang kurang serius dan menganggap enteng suatu pelajaran.
- Berpindah dari suatu pelajaran sebelum betul-betul menguasainya
Ini memang rawan terjadi bagi seorang santri, karena ingin cepat-cepat menguasai banyak hal.
Dalam suatu mahfudhat dikatakan:
من تعلم جملة فاته جملة
- Berpindah dari satu guru kepada guru yang lain sebelum benar-benar yakin pada guru tersebut
- Menyibukkan diri dengan aktivitas duniawi.
aktivitas duniawi adalah aktifitas yang tidak membawa mamfaat apa-apa bagi kehidupan di akhirat.
- Bergaul dengan orang-orang duniawi.
Banyak santri yang gagal dalam belajar hanya karena terpengaruh dengan seorang teman. Sekarang ini teman yang benar-benar dapat membantu kita untuk mencapai kesuksesan hamper tidak ada. Yang ada hanya teman yang dapat menjerumuskan kita dalam kebinasaan. Jarang kita dapati santri yang meninggalkan pesantren karena factor dalam dirinya sendiri, rata-rata karena factor lingkungan. Dan salah satu lingkungan itu adalah teman jahat.
- Tinggal dalam lingkungan orang anti agama.
Penyakit ini lebih umum ketimbang penyakit diatas, penyakit ini dapat timbul walaupun kita tidak bergaul dengan mereka.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar